1. Pahala berlipat ganda bagi para pembaca Al – Qur’an

Dari Ibnu Mas’ud RA, Rasulullah bersabda :

“Barang siapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilipatgandakan dengan sepuluh pahala. Aku tidak mengatakan Aliflammim adalah satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf.“ (HR. Tirmidzi 5/16 hadist ke 910).

Orang yang membaca Al – Qur’an diberi pahala dari bacaan Aliflammim dengan 30 kebaikan.

2. Mengangkat derajat di Jannah

Dari Abdullah bin Amru bin ‘Asha, dari Nabi SAW bersabda:

“Dikatakan keadaan ahli Al – Qur’an, bacalah dan keraskanlah, dan bacalah (dengan tartil) sebagaimana engkau membacanya di dunia. Sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir hayat yang engkau baca.“ (HR Tirmidzi)

3. Syafaat bagi Shahibul Qur’an

Dari Abi Umamah berkata, “Saya mendengar Rasulullah bersabda : Bacalah Al -Qur’an, karena sesungguhnya Al – Qur’an itu akan datang di hari kiamat ang akan memberi syafaat bagi Shahibul Qur’an“ (HR. Muslim). Oleh karena itu, dianjurkan memperbanyak membaca Al – Qur’anul Karim di bulan Ramadhan karena bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al – Qur’an. Allah berfirman (Al – Baqarah : 185) yang artinya :  (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang batil). Karena itu, barang siapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barang siapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur.

4. Mempelajari Al – Qur’an dan mengajarkannya

Dari Utsman bin Affan RA, dari Rasulullah bersabda : “Sebaik – baik diantara kalian adalah yang mempelajari Al – Qur’an dan mengajarkannnya.“ ( HR. Bukhori )

5. Keutamaan berkumpul untuk membaca Al – Qur’an

Dari Abu Huraira, Rasululah bersabda : “Tidaklah suatu kaum berkumpul  di suatu rumah dari rumah Allah (masjid), mereka membaca Kitabullah dan saling belajar diantara mereka, kecuali Allah menurunkan ketenangan kepada mereka. Mereka diliputi rahmat, dinaungi malaikat, Allah menyebut mereka pada orang (malaikat) yang ada didekatNya (shohih muslim). Pertama kali yang dinaungi Al – Qur’an adalah mereka yang berkumpul untuk membaca Al – Qur’an dan mentadaburinya. Mereka akan mendapatkan kedamaian dan ketenangan jiwa.

6. Orang mahir membaca Al – Qur’an

Dari Aisyah berkata, Rasulullah bersabda : “Orang mahir Al – Qur’an bersama Safaroh yang mulia dan baik – baik, dan orang yang membaca Al – Qur’an secara terbata – bata, sedang dia mengalami kesulitan melakukan hal itu, maka bagiannya dua pahala “ (HR. Muslim)

Dan kami tutup pembahasan ini dengan nasihat emas, yang diriwayatkan oleh Imam Dzahabi dalam Siyarul ‘Alam an Nubala dari Abi Sa’id al Khudri : “Wajib atas kamu untuk bertaqwa kepada Allah, karena sesungguhnya taqwa adalah sumber segala sesuatu. Dan wajib atas kamu berjihad karena jihad itu ruhbaniyah (kependetaan) Islam. Dan wajib atas kamu dzikir kepada Allah dan membaca Al – Qur’an karena Dia adalah ruh kamu di penduduk langit dan kemuliaan kamu di penduduk bumi” (Nuzhalul Fudhalq Tandzib Siyaril ‘Alam Al Nubala 2/248).

sumber : dari berbagai sumber